Inggris,menurut Holt (1992), berasal dari bahasa Prancis yakni
dari entreprendre.The Concise Oxford French Dictionary (1980)
mengartikan entreprendre sebagai to undertake (menjalankan,
melakukan, berusaha), to set about (memulai), to begin (memulai); to
attempt (mencoba, berusaha). Dalam bahasa Jerman menggunakan kata
unternerhmer yang diturunkan dari katakerja unternehmen yang berarti
sama dengan arti entrepreneur (Sukardi, 1991).
Dalam bahasa Indonesia Kata “wirausaha” merupakan gabungan kata wira (=gagah berani,perkasa) dan usaha. Jadi, wirausaha berarti orang yang gagah
berani atau perkasa dalam usaha.
Ide dan defenisi entrepreneur banyak sekali, Schumpeter seorang pakar strategi melihat entrepreneur adalah sebuah proses “destruktif yang kreatif”, dimana produk-produk atau metode produksi yang sudah ada dihancurkan dan diganti dengan yang baru.
Oleh karena itu entrepreneuship berkaitan dengan penemuan, pendayagunaan peluang-peluang yang menguntungkan.
Dengan kata lain fungsi spesifik dari entreprenur adalah inovasi. Inovasi berarti penciptaan nilai sebagai sumber keunggulan kompetitif. Tanpa inovasi cara/metode baru tidak akan pernah ditemukan.
Melalui inovasi, para entrepreneur akan terus melakukan ekspansi memperluas daerah pemasaran, menambah jumlah
pelanggan meningkatkan penjualan dan laba.
Adam Smith, yang kita kenal sebagai bapak ekonomi memiliki
pandangan tersendiri. Dalam pandangannya wirausaha berarti orang
yang mampu bereaksi terhadap perubahan ekonomi, lalu menjadi agen
ekonomi yang mengubah permintaan menjadi produksi. Ahli ekonomi
perancis Jean Baptise berpendapat bahwa wirausaha adalah orang yang
memiliki seni dan kterampilan tertentu dalam menciptakan usaha
ekonomi yang baru. Sedangkan Cantilon berpendapat bahwa wirausaha
adalah seorang inkubator gagasan-gagasan baru yang sellau berusaha
menggunakan sumber daya secara optimal untuk mencapai tingkat
paling tinggi.
Secara komprehensif Meng & Liang, (1996), merangkum pandangan
beberapa ahli, dan mendefenisikan wirausaha sebagai: (a) Seorang
inovator (b) Seorang pengambil risiko atau a risk-taker (c) Orang yang
mempunyai misi dan visi (d) Hasil dari pengalaman masa kanak-kanak
(e) Orang yang memiliki kebutuhan berprestasi tinggi. (f) Orang yang
memiliki locus of control internal.

0 komentar